Blog Mas Jeri Blog Mas Jeri Blog Mas Jeri 21 Aturan Social Media Engagement Untuk Promosi - Blog Mas Jeri
Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

21 Aturan Social Media Engagement Untuk Promosi

21 Aturan Social Media Engagement Untuk Promosi


Editorial’s Note : Brian Solis adalah pengarang buku Engage dan salah satu reference dalam bidang digital branding dan marketing. Berikut ini adalah kutipan dari buku Engage, panduan lengkap bagaimana membangun bisnis, mengembangkannya dan mengukur kesuksesannya dalam dunia online.

 

Social media memiliki kekuatan untuk me-reinvent kembali marketing dan strategi komunikasi. Di mana sekarang bisnis mempunyai akses terhadap channel yang powerful ini, keuntungan yang bisa didapatkan dalam social media seringkali tergantung pada hubungan langsung antara orang yang mewakili perusahaan di social media (social media representative) dan orang yang ditarget di market.

Sekarang, banyak pendekatan bisnis yang memberikan panduan dan aturan social media. Tentu saja langkah ini merupakan langkah penting yang sulit dinilai secara ekonomi. Tetapi itu saja tidak cukup. Saya sangat merekomendasi untuk membangun prosedur resmi yang  memberikan guideline bagi social media representative mengenai nilai penting dan benefit dari engagement.

Keterbukaan dalam social network adalah hal biasa. Banyak bisnis bisa bergabung dan membuat sebuah profile. Produk yang dibuat, keinginan untuk terlibat dan nilai dari produk yang secara signifikan akan mendikte influence yang dimiliki oleh brand kita. Investasi simple ini bertujuan untuk meningkatkan visibility dan kehadiran brand di mata konsumen. Social media sama seperti dunia nyata di mana kehadiran dari sebuah brand bisa dirasakan.

Aturan Engagement

Terus berevolusinya social media membuat kebutuhan untuk mendefinisikan  “rules of engagement” atau aturan interaksi di social media semakin penting karena nantinya akan menguntungkan bagi bisnis, brand, konsumen, partner dan calon pembeli dari berbagai sisi.

Di bawah ini adalah guideline untuk membantu Anda membuat aturan praktis yang bisa memandu representative social media Anda melakukan engagement :

1.      Cari semua komunitas yang relevan dan amati pilihan yang ada, tantangan yang mereka hadapi, dan apa yang mereka inginkan dari setiap social network yang ingin kita gunakan.

2.      Jangan hanya berpartisipasi dalam domain conversation Anda sendiri  (Facebook Fan Page, interaksi dalam Twitter yang membicarakan brand Anda, dan lain sebagainya) Berpartisipasilah dalam conversation orang lain di mana kehadiran Anda dibutuhkan dan menguntungkan.

3.      Tentukan identitas, karakter, dan personality dari brand Anda dan cocokkan dengan personality dari representative social media Anda.

4.      Buatlah sebuah contact point yang bertugas untuk mengidentifikasi, mengamati atau merespon semua hal yang bisa memberi efek terhadap persepsi brand Anda.

5.      Sama seperti customer service, representative social media membutuhkan training untuk mempelajari bagaimana secara proaktif atau reaktif memberikan respon terhadap berbagai skenario yang ada. Jangan hanya menaruh orang yang familiar dengan social media untuk mewakili brand Anda.

6.      Lengkapi atribut yang ingin Anda tampilkan dan tanamkan. Beroperasilah dengan code of conduct.

7.      Perhatikan culture dan behavior dari setiap social network yang ada dan sesuaikan dengan outreach yang ingin Anda lakukan.

8.      Masukkan hal-hal yang menjadi “pain poin” atau hal-hal yang menyakitkan dari mereka, juga hal-hal yang memuaskan untuk mereka. Hal ini bisa membantu menciptakan meaningful connection.

9.      Menjadi partisipan yang sebenarnya dalam setiap komunitas secara aktif. Singkirkan sejenak marketing dan sales.

10.  Jangan berkomunikasi dengan audiens melalui “pesan kaleng” yang tidak memberikan meaning bagi audience. Berikan value, insight dalam setiap engagement yang terjadi.

11.  Perkuat representative social media Anda dengan menawarkan reward kepada audience social media apabila dibutuhkan.

12.  Jangan hanya mendengarkan, diam saja, tetapi akan lebih baik jika Anda mengambil tindakan dan melakukan sesuatu.

13.  Pastikan kegiatan eksternal apapun didukung dengan infrastruktur yang cukup untuk bisa beradaptasi dengan kondisi dan permintaan pasar terkini.

14.  Belajarlah dari setiap engagement yang terjadi dan sediakan sebuah panduan bagi perusahaan untuk beradaptasi dan mengembangkan produk dan servis

15.  Konsisten dalam membuat, berkontribusi dan menguatkan servis dan value.

16.  Bangun hubungan melalui advocacy dan kolaborasi.

17.  Jangan tersesat dalam conversation di social media. Pastikan komunikasi Anda jelas dan involvement Anda di social media mengikuti roadmap yang ada.

18.  Bangun dan jaga hubungan online yang menguntungkan baik dalam dunia online maupun dunia nyata karena nantinya itu akan menjadi bagian penting dari bisnis Anda.

19.  “Un-campaign” dan buat program yang sustain yang membantu Anda tetap berhubungan dengan konsumen melalui day-to-day engagement.

20.  “Un-market” dengan menjadi sebuah resource bagi komunitas.

21.  Anda harus mengenali dan “giving back” kepada anggota komunitas yang telah memberikan kontribusi.

Post a Comment for "21 Aturan Social Media Engagement Untuk Promosi"