Blog Mas Jeri Blog Mas Jeri Blog Mas Jeri 6 Cara Memilih Reksa Dana Berkualitas Bagi Pemula 2021 - Blog Mas Jeri
Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

6 Cara Memilih Reksa Dana Berkualitas Bagi Pemula 2021

6 Cara Memilih Reksa Dana Berkualitas Bagi Pemula 2021

Saat ini di Indonesia terdapat beragam reksa dana dengan berbagai jenis dan karakter yang di buat untuk memenuhi tujuan finansial investor yang berbeda – beda. Bagi investor yang akan menanamkan dananya dan mengharapkan investasinya berkembang dengan baik maka sangat penting untuk memilih reksa dana dengan cermat dan tepat. 

Berikut ini beberapa langkah tepat untuk mempermudah pemilihan reksa dana sehingga dapat diperoleh reksadana yang sesuai tujuan investasi investor, yaitu:

 

1. Tentukan tujuan investasi dan jenis reksadana yang di inginkan

Tujuan investasi anda menentukan jenis reksadana mana yang sesuai. Misalnya jika anda bertujuan untuk investasi jangka pendek maka dapat memilih reksadana pendapatan tetap, jika anda ingin investasi jangka panjang maka dapat memilih reksadana saham, jika ingin investasi sebagai pengganti dana kas atau deposito anda dapat memilih reksadana pasar uang, jika anda menginginkan potensi pertumbuhan keuntungan / return dan memiliki tingkat resiko tertentu anda dapat memilih reksadana campuran. Dan apabila anda ingin berinvestasi pada sektor atau jenis saham tertentu anda dapat memilih reksadana indeks atau reksadana syariah. 

2. Cari tahu kinerja reksa dana yang ada di pasar

Setelah menentukan jenis reksadana yang sesuai dengan tujuan finansial anda, maka anda dapat mulai menyaring dan membatasi pilihan berdasarkan kinerja reksadana selama ini. Cara termudah menilai kinerja reksadana adalah melalui publikasi. Paparan kinerja reksadana dapat dilihat pada harian bisnis, tabloid kontan dan majalah investor. Disini anda dapat membandingkan beberapa reksadana yang memberikan return tertinggi misalnya pada jenis reksadana saham. Perbandingan dapat dilakukan atas kinerja reksadana saham tersebut selama tiga tahun atau lima tahun. Pilihlah reksadana yang secara konsisten memberikan return terbaik pada periode tersebut. 

3. Pilih manajer investasi (MI) yang mumpuni

Sebagai pengelola reksadana anda, manajer investasi yang baik dan profesional sangatlah penting. Pilihlah manajer investasi yang memiliki kemampuan melakukan riset dan analisa pasar berkualitas, memiliki strategi korporasi yang seimbang antara meningkatkan keuntungan perusahaan dan memberikan return terbaik bagi investor reksadana kelolaannya dan memiliki struktur kepemilikan perusahaan yang stabil agar strategi perusahaan dapat diprediksi.

Prospektus reksadana dari manajer investasi dapat memberikan informasi tentang kebijakan atau strategi apa yang diambil dalam mengelola portofolionya. Pilihlah manajer investasi yang kebijakan strategisnya memilih berinvestasi pada aset berkualitas. Misalnya jika reksadana berinvestasi pada saham maka portofolio sahamnya merupakan saham – saham unggulan (blue chip) dan jika berinvestasi pada obligasi maka memilih obligasi dengan rating yang baik minimal rating A. 

4. Pilih reksadana dengan biaya operasional lebih rendah

Dalam mengelola reksadana, manajer investasi memerlukan biaya – biaya. Biaya tersebut berupa biaya manajemen dan biaya administrasi. Biaya manajemen adalah biaya terkait pengelolaan reksadana yaitu biaya riset, gaji pengelola dll. Biaya administrasi reksadana meliputi biaya pencatatan transaksi, biaya pelayanan nasabah pemegang reksadana dan biaya administrasi lainnya. Besarnya biaya pengelolaan reksadana tersebut tentu mempengaruhi besarnya keuntungan atau return investasi anda oleh karena itu sebisa mungkin carilah pengelola reksadana berkinerja baik yang mengenakan biaya tersebut dengan nilai yang wajar.

5. Sesuaikan Profil Risiko dengan Jenis Reksa Dana

Setiap orang memiliki profilnya masing-masing seperti agresif, moderat maupun konservatif. Sebelum memutuskan membeli unit reksa dana, pastikan jika jenis reksa dana tersebut sesuai dengan profil risiko kamu.

Contohnya, jika Toppers memiliki karakter pengambil resiko alias agresif, reksa dana saham maupun reksa dana campuran merupakan jenis reksa dana yang cocok untuk kamu miliki.

Namun, jika Toppers adalah tipe konservatif, reksa dana pasar uang merupakan pilihan yang tepat karena memiliki tingkat risiko yang relatif rendah.

6. Laporan Reksadana

Setiap bulan pihak Manajer Investasi mengirimkan laporan investasi Anda di Reksadana.

Di laporan tercantum hal-hal penting sebagai berikut:

  1. Posisi Nilai investasi.
  2. Pembelian Unit Reksadana
  3. Penjualan Unit Reksadana

Laporan ini wajib Anda baca dan pastikan isinya sudah akurat. Ini adalah bukti kepemilikan investasi Anda.

Saya menyarankan menggunakan fasilitas Reksadana Online karena laporan tersedia secara real-time dan bisa dicek kapan saja.

Post a Comment for "6 Cara Memilih Reksa Dana Berkualitas Bagi Pemula 2021"